Pegunungan Kendeng Utara mempunyai potensi tumbuhan yang kaya serta bisa dipakai untuk beragam keperluan, satu diantaranya yaitu gadung. Untuk warga di Pegunungan Kendeng Utara, terlebih di Kecamatan Sukolilo, gadung atau yang dalam bhs latin diberi nama Dioscore sp ini semakin banyak di proses jadi kripik. Bila di proses lewat cara yang benar, kripik gadung jadi makanan ringan yang gurih serta renyah. Terkecuali di proses jadi makanan ringan, nyatanya gadung dapat juga dipakai juga sebagai penghilang hama (insektisida) alami.
Menurut beberapa peneliti umbi gadung nyatanya memiliki kandungan dioskorin salah satu alkaloid yang berbentuk toksin untuk serangga, ulat, cacing (nematoda) bahkan tikus. Kandungan kimia umbi gadung yang punya potensi menyebabkan masalah metabolisme (anti makan, keracunan, bahkan juga manusiapun dapat alami ini), yakni type toksin dioscorin (toksin pemicu kejang), diosgenin (antifertilitas) serta dioscin yang bisa mengakibatkan masalah syaraf, hingga jika mengkonsumsinya bakal merasa pusing serta muntah-muntah.
Diluar itu, umbi gadung (Dioscorea composita) juga memiliki kandungan saponin, amilum, CaC2O4, antidotum, besi, kalsium, lemak, garam fosfat, protein, serta vitamin. Komponen yang merugikan pada gadung yakni zat beracun berbentuk asam sianida (HCN), yang disebut bahan aktif dalam ingindalian tikus.
Tumbuhan ini sesungguhnya ada dua type, yakni gadung KB (Dioscorea composita) yang memiliki dampak penekan kelahiran (aborsi atau kontrasepsi) yang memiliki kandungan steroid. Gadung type ini berbatang persegi empat dengan diameter 2-4 mm, tak berduri, berdaun tunggal, berupa perisai serta permukaan daunnya licin. Sedang gadung toksin (Dioscorea hispida), yang memiliki dampak penekan populasi yang umumnya memiliki kandungan alkaloid, berbatang bulat serta berduri, daunnya majemuk menjari beranak daun tiga, serta permukaan daun kasap. Kita dapat memakai dua type gadung ini juga sebagai insektisida alami lewat cara :
Beberapa bahan :
Gadung 1 Kg
Dedak padi/jagung 1 kg
Tepung ikan 1 ons
Kemiri 5-10 butir
Air secukupnya
Alat-alat :
Penumbuk/parut/blender
Ember
Pengaduk
Langkah bikin :
Umbi gadung dikupas lantas dihaluskan dengan jus/penumbuk/parut berbarengan kemiri
Campur dengan beberapa bahan lain lalu campur air secukupnya
Bentuk jadi bola-bola kecil lebih kurang 10 gr, bila dibuat bola pecah imbuhkan sedikit air lagi
Jemur hingga kering
Umpankan bola-bola tadi pada tikus lewat cara menempatkan pada daerah seputar lubang tikus
Bila tikus betina makan umpan itu, dia akan tidak mati namun bakal mandul.
Gadung KB, sesuai sama namanya, tak mematikan tetapi cuma bakal bikin beberapa tikus mandul. Tidak sama dengan type gadung toksin, yang bisa mematikan. Jadi dianjurkan pemakaian gadung berselang-seling pada gadung toksin serta gadung KB untuk mengakali karakter tikus yang kapok umpan.
Dengan tahu langkah pemakaian gadung untuk insektisida alami ini kita dapat membasmi hama lewat cara yang murah serta gampang. Faedah besar yang dikandung oleh gadung ini bisa selalu kita rasakan bila Pegunungan Kendeng Utara bisa terbangun kelestariannya

0 Komentar